|
About Us
17 Jul 2007 09:07 WIB |
|
Fourth Monkey adalah sekelompok pecinta musik yang ingin berpartisipasi dalam mengembangkan industri musik Indonesia. Kami memberikan sarana bagi artis untuk berkreasi dengan bebas dan mempublikasikan musik mereka kepada masyarakat luas. Meningkatnya jumlah artis musik dan grup band pada beberapa tahun terakhir membuat perusahaan rekaman kebanjiran demo. Dari ratusan demo yang diterima setiap bulannya, hanya 1 atau 2 artis saja yang akan diambil untuk masuk ke dapur rekaman. Dengan meluncurkan website www.4th-monkey.com, Fourth Monkey memberikan kesempatan bagi artis dan fans untuk sama-sama dapat mewujudkan keinginan untuk memproduksi album. Maraknya industri musik belakangan ini dalam mengadakan konser dan festival di latar belakangi dengan mengecilnya pasar untuk industri rekaman yang sudah tidak heran lagi disebabkan oleh pembajakan. Dengan menggunakan konsep Fourth Monkey, dimana para Fanatics yang menjadi ujung tombak marketing dari artis, kami berharap agar masyarakat dapat lebih memahami problem pembajakan yang dihadapi oleh industri rekaman, dan bersama-sama menanggulanginya. Dengan berkembangnya teknologi, Fourth Monkey juga berharap agar industri musik dapat memanfaatkan fasilitas ini. Salah satunya adalah dengan cara menjual musik secara digital. Sistem distribusi digital merupakan solusi yang sangat efisien, karena dapat menembus pasar internasional dengan biaya yang sangat rendah. Dengan demikian, artis-artis dalam negeri dapat dengan mudah memperdengarkan musiknya ke seluruh masyarakat dunia. Arti dari Fourth Monkey sendiri berasal dari mitos Jepang "Three Wise Monkeys". Masyarakat pada umumnya lebih mengenalnya dengan "see no evil, hear no evil, speak no evil" dengan simbol 3 kera yang menutupi mata, telinga dan mulut. Namun banyak orang yang tidak mengetahui bahwa ada monyet ke 4 yang menutupi kemaluannya dengan arti "do no evil". Dari sinilah Fourth Monkey mengacu pada filosofi bisnisnya, dengan landasan segala sesuatu yang kami lakukan dapat menghasilkan kebaikan. Fourth Monkey Team |


